Sesampainya di lampu merah Kutaruh motorku di remukan bulan Di sana Aku menemukan bocah kecil bercelana mungil Di celananya tertulis “Jangan ditabrak, kredit belum lunas!” Kemudian aku meninggalkanya di sebuah bulan Ku selipkan bunga di belahan bokongnya Setelah berjalan sepuluh meter Aku menemukan ibunya Sedang menghitung dosa anaknya Lama aku tak menemuinya kembali, Ku jumpai ia sedang mati dipinggir jalan Dibungkus Koran dan dibacakan cacian Ibunya menangis ditampar debu Malam harinya aku menemui arwahnya Sedang jalan-jalan di pinggir trotoar Diselipkanya bunga di telingaku Dan berbisik “Aku sudah lunas Bang,”
Ketika Cinta Itu Datang, Maka Ketakutan Menyertainya