Aku menemukan wanita di sebuah spion Di sebuah jalanan, disertai debu berkalung ungu Di sebuah spion itulah, kau menyapaku Menawarkanku semacam cinta. Suatu hari, kau mengajakku bertatapan di spion Sebuah mobil, di sela lampu merah, di sebelah truck merah. Kau menawarkan bibir merahmu dan aku mau Satu saja kecupan di kening dan membuatku mati kutu Satu saja kedipan di hati dan membuatku hampir mati. Aku katakan saja aku sedang bercumbu di sebuah spion Dengan seorang wanita cantik, berambut nikmat. Aku katakan saja, ini pengalamanku pertama Dan akan nikmat selanjutnya Tapi ternyata, aku salah mata. Dia bercumbu dengan pria di spion selanjutnya. Bukan padaku tentunya. Lampu hijau menyala, selamat tinggal Shela Tentu saja aku tahu namanya Tetanggaku yang menulis nama di plat mobilnya.
Ketika Cinta Itu Datang, Maka Ketakutan Menyertainya