Langsung ke konten utama

Cinta

Para dewata mendengar tulisanku ini, dan para penyair menulis ucapanku ini. Sebuah tulisan tentang kamu, gadis tanpa cela. Mentari bersinar dan kau sebuah bunga mekar. Setidaknya merpati yang sering kau ceritakan, selalu malu melihatmu. Karena bulu putihnya tak selembut kulitmu. Menerangi daun agar dapat menunaikan fotosintesis. Maka, melihatmu adalah lebih sakral dari pernikahan arjuna. Diiringi alunan daun berguguran seakan melambai tangan atas langkahmu.
Walau kata cinta telah diucapkan dalam berbagai kata di seluruh penjuru dunia, sudahkan kau mencari tahu makna cinta yang sebenarnya? Dalam perhitungan cinta, satu tambah satu sama dengan segalanya, dan dua dikurangi satu sama dengan sia-sia. Cinta adalah doa, cinta adalah ibadah, dan cinta itu menyehatkan.
Maka ijinkan aku menawarkan sebuah cinta tanpa kata, dan tanpa gula. Karena aku akan menciptakan makna baru pada kata “cinta”.
Aku cinta kamu!
Aku ingin menunaikan cinta denganmu.

Jika kau ternoda sedikit dari percikan duri, maka ada seribu madu untuk bersedia menyembuhkanmu. Jika kau terbangun kesepian, mentari akan menyalakan tawa untukmu. Dan jika kau mulai bosan atas awan, aku menyediakan keindahan.

Ini yang aku takutkan, sendirian.

Atas hari ini aku telah menemukan wajah idaman. Ia tak terbuat dari gula atau kurma. Ia hanya membuatku mukalaf tentang keindahan cinta. Maka jangan malu mengajarkan ajaran cintamu padaku, kepada kekasihmu. Senantiasa menjadi wirid yang akan terucap.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAPA PARODI VINCENT LEBIH MENGHIBUR DARIPADA BANYAK SULAP DI INDONESIA?

  Ramadan 2026 ini, publik YouTube Indonesia dihibur oleh sebuah penampilan yang tidak biasa. Vincent Rompies memarodikan sosok pesulap dari India, Jadugar Prince. Dari kostum, gestur tubuh, hingga gaya dramatisnya, semuanya tampak sengaja dibuat berlebihan. Secara format, jelas ini adalah parodi. Namun, ada satu hal yang membuat pertunjukan itu berbeda. Vincent tidak memainkan parodi ini secara asal-asalan. Ia tetap membawakan sulapnya secara serius. Gesture panggungnya mantap, ritmenya terjaga, dan trik-triknya tetap dipresentasikan seolah-olah benar-benar sakral. Kombinasi antara kesungguhan dan absurditas inilah yang justru membuat penonton tertawa sekaligus terhibur. Video tersebut kemudian viral. Di tengah kejenuhan publik terhadap format pertunjukan sulap yang terasa monoton, penampilan Vincent hadir seperti angin segar. Fenomena ini sebenarnya membuka satu pertanyaan yang lebih dalam: mengapa parodi yang dimainkan secara serius justru terasa begitu menghibur? Fiksi: Ber...

FABEL: PERSAHABATAN PIPIT DAN BANGAU

Seekor burung Pipit terbang melintasi persawahan di dekat pantai Cahaya kabupaten Kendal. Ia terbang dengan perasan ceria karena hendak menemui sahabatnya, Seekor burung Bangau. Sahabatnya itu tinggal di sebuah pohon di dekat area tambak. Bangau sangat suka ikan-ikan kecil yang sering muncul di pinggir tambak. Sampailah burung Pipit di sarang Bangau. Namun ia tidak menemukan sahabatnya itu ada di sarangnya. Ia mencari di sekitar tambak. Rupanya bangau sedang berdiri satu kaki di tengah tambak. Kemudia burung Pipit segera memanggilknya dari kejauhan. “Bangau, Bangau, ke sini, aku datang,” panggil Burung Pipit. “Iya, saya segera ke situ,” jawab Bangau. Burung Bangau mengepakkan sayapnya yang lebar dan berwarna putih, lalu terbang menhampiri burung Pipit. “Hai, Pipit, apa kabar?” tanya Bangau. “Baik, kamu sendiri?” jawab Pipit. “Aku baik-baik saja, sehat, aku sedang mencari ikan-ikan kecil di sekitar tambak, kamu mau?” tanya Bangau. “Wah, maaf Bangau, aku tidak makan ikan...

CERITA KONYOL GURU GAHOOLL

Monica, Gue, dan Gue lagi. Anehnya gue selalu bilang wow sambil makan beling kayak kuda lumping kehabisan emping saat gue lihat senyumnya. Namanya Monica, gadis berambut beringin, kalo lo lihat rambutnya tuh bisa buat nyimpen apa aja, kulkas tanpa pintu pun bisa diumpetin di situ. Waktu itu Monica sedang duduk di bawah pohon di depan sekolah, terus gue ngendap-ngendap masuk lewat gerbang sekolah, sebenernya sih gue biasa aja lewatnya. Haha. Gue parkir motor gue di depan Monica. Motor gue tuh motor cowok banget, warna pink dengan motif kadal lagi nelen garpu di bagian tangkinya. Gue termasuk guru favorit di sekolah ini. Setiap gue lewat, cewek-cewek slalu bilang WOW sambil nempel di mading sekolah. banyak yang iri dengan ketenaran gue ini. Tapi Cuma satu cewek yang tidak tertarik dengan kecakepan gue ini, itu dia, Monica, gadis kribo mirip tina toon yang nyanyi bolo-bolo (nyambung nggak?) haha. Nah, Monica duduk melamun sendiri dibawah pohon, kayak kuntilanak sedang galau karena ...